Meremove kata ‘saya’

Suatu kali, di sebuah artikel berjudul “Agar Hari Anda Lebih Menyenangkan” saya membaca sebuah tips: kurangi penggunaan kata ‘saya’ dan ‘milik saya’. Saat itu, saya pikir, nggak ada korelasi antara hari indah dan penggunaan kata ‘saya’.

Tapi, setelah membaca ulang beberapa catatan, ada satu hal yang saya sadari. Terlalu banyak kata ‘saya’. Dalam satu paragraf pendek, bisa-bisa tertulis delapan kata ‘saya’. Maka, setelah itu, setiap kali membuat catatan, saya akan membaca ulang, dan mencoba meminimalisasi kata tersebut.

Me-remove kata ‘saya’ artinya berusaha untuk tidak egois. Berusaha untuk tidak terlalu narsis. Begitulah maknanya, setidaknya bagi saya.

*Bahkan di catatan pendek ini ada tiga belas kata tersebut. Saya masih egois, eh?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s