Tidak Untuk Dibandingkan

Orang yang punya blog mungkin pernah merasakan hal yang sama: Ingin menutup blognya. karena ada pertanyaan: Kenapa tulisan saya nggak bagus-bagus? Nggak ada peningkatan. hahaha. Gue banget. Tulisan saya sampah. *tapi tetap senang*

Saya sempat berpikir untuk nggak mau nulis, nggak mau posting, pokoknya yang namanya tulis-menulis dan sekutunya. Mau jauh-jauh. Alergi.

Kenapa? Karena kualitas tulisan saya nggak juga bertambah baik. Minder ceritanya. LoL.

Setelah berpikir beberapa lama, akhirnya saya memutuskan. Buat apa sih saya nyusahin diri sendiri? Kalau saya memutuskan untuk nggak mau nulis –bahkan nggak pake curcol sama notes di kelas– itu bukan saya namanya.

Kalau saya nggak melakukan hal yang “saya ingin saya bisa”, trus siapa yang rugi? #tanyadirisendiri

Dan saya memutuskan untuk berhenti malu. Berhenti minder sama tulisan buruk saya. Lanjut saja, biar kata lebih buruk dari sampah. Biar kata isinya cuma curhat.

***

Mungkin, sudah saatnya saya berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Mungkin untuk orang lain, itu jadi motivasi. Tapi, buat saya, efek buruknya lebih banyak.

Tolok ukur untuk saya ya diri saya. Diri saya yang lalu. Dalam jangka pendek, diri saya yang kemarin. Kalau belum siap, nggak perlu membandingkan dengan yang lain. Cup. XP

*frontal banget sih tulisan ini.

Iklan

2 thoughts on “Tidak Untuk Dibandingkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s