Unul

Malam Minggu, –malam dimana kos-kosan pada sepi dan pusat perbelanjaan/kuliner ramai. Ya, saya juga termasuk orang yang meninggalkan kosan hari ini. Maklum, mahasiswa memang susah menolak hal-hal yang tidak berbayar.

Malam ini janjian dengan Tojib, Fetra, Emil dan Rici untuk makan malam bareng. Ditraktir Tojib. Hasil keringat Tojib nih (hasil nari bedana pas wisuda). *Terimakasih untuk Tojib atas traktirannya mcDnya :9*

Sampai di kosan, saya buka internet, ada pesan dari Mbak Ziyah di grup facebook;

“Asslm temen2 semua, apa kabar? :D

mmm,
cuma mau bilang, nanti di solat2 kalian tolong sisipkan doa buat saudari kita Siti Husnul Khairiyah yaa:D
tadi siang kebetulan aku mimpi dia, mungkin aja dia pengen kita temen2nya ngirim doa :)

ayo kita kirim doa sebanyak-banyaknya buat saudari kita tercinta :D”

Allahummaghfirlahaa ..

Saya nggak tahu apa perasaan saya kalau nama Unul –begitu kami memanggil Husnul – disebut. Perasaan yang sulit untuk digambarkan. Unul yang ceria. Raut muka dan senyumnya masih nyata terbayang. Sulit untuk memikirkan bahwa seseorang yang sebaya denganmu, yang menjalani masa sekolah bersamamu, sudah tidak bersamamu lagi.

Semoga husnul khatimah, seperti namanya. Lagipula, beliau wafat di Bulan Ramadhan, semoga Allah mengasihinya.

Pesan itu mengingatkan saya; bahwa kapan saya tiada hanyalah masalah waktu.

Tak urung, saya pun bertanya-tanya: Seperti apa saya akan dikenang bila saya tiada? –Apa ada yang mengingat saya dalam doanya?

Ah, saya jadi sedih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s