Tentang Jasad dan Ruh

Beberapa hari yang lalu saya dibangunkan oleh suami pukul 11 malam, karena ketiduran tapi belum salat ‘Isya. Jadilah saya nggak tidur lagi dari pukul 11 malam sampai Subuh.

Di malam itu saya sempat membaca blog yang judulnya “Polisi oh Polisi”. Ngeri-ngeri sedap baca blog itu. Macam-macam isinya, ada kriminologi, forensik, dicontohkan jg beberapa kisah asli seperti Jack the Ripper, penculikan anak pilot Charles Lindbergh, yg pertama kali terbang solo menyeberangi Samudera Atlantik.

Nah yang serem itu cerita-cerita garong Sumatera dll, yang dekat dengan kehidupan kita. Ya kan ya kan? Kata teman, kalau ditanya takut sama vampir atau mba kunti, ya yang kedua lah. Vampir di Eropa (/China) sono kalau yg kedua asli Indonesia.

Begitu juga saya 😰 Ada cerita tentang Grib*ld*, yang pernah menggemparkan Jambi dan sekitarnya. Ada juga penggerebekan  persembunyian teroris. Tapi yang agak mengganggu saya adalah: foto-foto di blog tsb. Berhubung pemilik blog terjun langsung dalam kasus alias salah satu pelaku utama, gambarnya: ada potongan tangan pelaku bom bunuh diri (yess yg kelihatan setengah aja 😭).

Nah yang bikin saya tertegun adalah waktu ada penggalian makam untuk pembuktian kejahatan. Awalnya saya gak ngeh, tapi setelah saya perhatikan, teryata gambar itu adalah kain kafan yg sudah terkena tanah dan isinya sedang mengalami pembusukan. Serem nggak sih baca tengah malam lihat yang begituan? *jackpot* *tertawa kering*
Kemudian saya mikir …

Nifah nanti juga kami begitu lho! Seraaaam! Apalah rasanya di lubang sempit di dalam tanah, gelap, ditemani serangga, kelabang segala macam makhluk tanah.

Tapi teringat kembali nasihat Abi soal jasad dan ruh. Bahwa kita selama hidup di dunia, menumpang dalam jasad. Ketika nyawa dicabut nanti, berpisahlah mereka. Jasad akan hancur berkalang tanah, sementara ruh akan abadi.

Nah sekarang, bagaimana caranya agar ruh kita kelak menjadi ruh yang berbahagia? Untuk itulah kita diberi waktu untuk mengusahakannya di dunia.

Yaa Rabb mohon anugerahkan kami kebaikan di dunia dan akhirat. Aamin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s